Anda memasuki kawasan PNPM MPd Kabupaten Mojokerto

Hari kemarin telah berlalu. Hari esok belum tiba. Yang ada pada kita hanyalah hari ini. Mari kita memulainya.

Rabu, 26 Juni 2013

KEBERADAAN PONKESDES PURWOREJO SANGAT DIIDAMKAN OLEH WARGA DESANYA



Kita ketahui sampai sekarang kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia di dunia ini. Karena dengan kesehatan yang ada manusia bisa merasakan kebahagian dunia dengan melakukan berbagai aktifitas dalam berkehidupan bermasyarakat sehari- hari sekaligus juga bisa mempermudah manusia dalam meningkatkan ibadah sebagai makhluk Tuhan yang percaya akan kembali kepada Nya. Namun dengan berkembangnya jaman berobat  kesehatan menjadi hal yang sangat sulit dan mahal dijangkau bagi masyarakat kecil ( menengah ke bawah ), sehingga muncul istilah lebih baik menjaga kesehatan daripada berobat.
          Di Indonesia pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kecamatan bernama Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat ), yang dibantu oleh pelayanan kesehatan dibawahnya yaitu pustu ( Puskesmas Pembantu ), Polindes ( Poliklinik Desa ), Ponkesdes ( Pondok Kesehatan Desa ) dan Posyandu ( Pos Pelayanan Terpadu ). Dimana kesemua pelayanan kesehatan ini sangat membantu keberadaannya bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kecil ( menengah Ke bawah ).

TAK KENAL LEMAH DI USIA SENJA



Nama lengkapnya adalah Ibu Lianni Siti Rahayu. Orang biasa memanggilnya Bu Kurdi, mengikuti nama almarhum suaminya. Ia lahir di Mojokerto, tanggal 12 Oktober 1953, 60 tahun silam. Meski sudah berusia banyak, nenek 5 cucu dan 3 putera ini masih aktif berperan sebagai pengurus kelompok SPP desa Dinoyo Kec.Jatirejo.
Bu Kurdi, yang hanya sempat mengecap bangku sekolah hingga setingkat SMP ini masih kelihatan sehat dan lincah, tapi semangat Bu Kurdi untuk mengabdi ke masyarakat bisa diacungi jempol. Bu Kurdi juga aktif dalam pengajian muslimat desa kecamatan, aktif dalam PKK desa dan kecamatan serta kabupaten.
Tak heran Bu kurdi dipercaya oleh Desa untuk membina 5 kelompok Simpan pinjam Perempuan bersama Bu Hj. Ratna Yaitu Kelompok Blimbing,Anggur, Durian, Mangga dan Strowberry. Dan ke lima kelompok SPP/UEP ini lancar tidak pernah ada tunggakan sama sekali. Setiap bulan Bu Kurdi selalu mengumpulkan anggotanya untuk rapat koordinasi rutin yang  biasanya dibarengkan ke PKK.” Koordinasi ini sangatlah penting bagi saya agar bisa menjalin kerjasama dengan anggota dan juga terjalin keterbukaaan dengan anggota dan ” kata Bu Kurdi. Menurutnya, setiap bulan semua anggota Kelompok di Dusun Dinoyo selalu mengangsur pinjaman UPK  tepat waktu.

Jumat, 24 Mei 2013

Share : Berita tentang IPPMI dalam mempertanyakan Keterlambatan Gaji Fasilitator PNPM MPd

Terlambat Menerima Gaji Selama 2 Bulan Lebih, IPPMI Protes ke Boediono

Rabu, 22 Mei 2013
PerspektifNews, Jakarta – Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (IPPMI) menyatakan prihatin dan protes atas kelalaian pemerintah yang telat memberikan gaji selama lebih dua bulan kepada para fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan. IPPMI menyayangkan sikap pemerintah yang seakan membiarkan keterlambatan pemberian gaji tersebut serta meminta pihak-pihak yang telah mengakibatkan keterlambatan pembayaran gaji itu bertanggungjawab.