Anda memasuki kawasan PNPM MPd Kabupaten Mojokerto

Hari kemarin telah berlalu. Hari esok belum tiba. Yang ada pada kita hanyalah hari ini. Mari kita memulainya.

Jumat, 10 Juni 2011

Informasi Perkembangan Kegiatan PNPM-Reguler T.A. 2011


Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan untuk tahun anggaran 2011 sampai akhir Mei 2011 kabupaten Mojokerto sampai pada kegiatan verifikasi usulan dan rekomendasi akhir tetapi Fasilitator belum berani melangkah ke tahapan MAD PU karena ketiadaan SPT sehingga setelah rekomendasi akhir selesai kegiatan vakum hanya di isi persiapan MAD dan Desain RAB bagi FT.
Di luar dampingan terhadap proses program T.A. 2011 juga dilakukan pendampingan terkait penyusunan RAB DOK maupun berkas dokumen pendukung pengajuan ke KPPN sehingga sampai akhir MEI dana DOK sudah masuk ke rekening UPK 100% bagi DOK Pelatihan dan 40% bagi DOK Perencanaan.
Di Kecamatan Jatirejo koordinasi dengan Ketua AKDP Kec  Jatirejo dilakukan pemaparan terkait tiadanya perubahan perilaku ketua UPK setelah di beri kesempatan yang kedua oleh Forum MAD dan meminta AKDP agar bersama Kades yang lain memikirkan cara yang di inginkan masyarakat jatirejo terkait pelestarian program ke depan karena Ketua UPK sudah tidak bisa di percaya lagi padahal lembaga BP dan BKAD sudah merekomendasi untuk tidak dipilih lagi tetapi kades saat itu malah sebaliknya. Saya sekarang minta pertanggungjawaban para Kades agar bisa membetulkan kesalahan yang kemarin di MAD LPJ UPK saat MAD 2 yang akan dilaksanakan tidak lama lagi dengan cara yang di kehendaki atau gaya kec Jatirejo. Akhirnya di sepakati penetapan keputusan kinerja ketua lewat tim formatur dengan keputusan pemberhentian ketua UPK.
Pertemuan dengan Camat Jatirejo juga pembahasan bukti terbaru penyalahgunaan dana dan indisipliner ketua UPK dan rencana MAD 2 dengan tim formatur. Meskipun awalnya agak alot tetapi akhirnya Camat bisa memahami dan berjanji akan melaksanakan saat MAD nanti. Sedang di Kecamatan Kutorejo silaturahmi sekaligus monitoring secara sampling administrasi kelompok di desa Sawo di Kelompok Karangjati dengan Ketua kelompok ibu Dewi Kiswati. Administrasi kelompok cukup tertib hanya kartu anggota masih ada yang di bawa ketua dengan alasan anggota takut hilang bila di bawa sendiri. Telah di jelaskan pentingnya administrasi yang transparan selain untuk pertanggungjawaban juga untuk menghindari fitanah dan hal-hal yang tidak di inginkan terkait lupa dan lain sebagainya.